pelatihan bimas islam fotografi
Education,  Events,  Lifestyle

Belajar Teknik Fotografi Melalui Program Kreatif Bimas Islam

Sharing this:

Era digital saat ini mempelajari teknik fotografi untuk dapat menghasilkan foto yang tidak biasa sudah menjadi keharusan. Karena sekarang foto sudah menjadi media publikasi untuk menyampaikan berbagai informasi ya. Mayoritas millennial saat ini tertarik jika membaca sebuah berita atau informasi yang disampaikan secara visual. Melalui ragam foto atau video yang saat ini tersebar di banyak sumber.

Makanya berbagai platform dan profesi seperti blogger, influencer dan jurnalis menjadikan foto sebagai salah satu hal penting. Begitupun aku yang sejak dulu tertarik dunia fotografi. Sejak jadi blogger muncul keinginan besar untuk mengenal dan mengerti teknik fotografi. Foto sudah menjadi media utama kami untuk mempromosikan produk atau brand.

Alhamdulillah, penantian panjang untuk belajar fotografi akhirnya terwujud. Aku terpilih sebagai perwakilan dari Blogger Crony Community untuk mengikuti Coaching Fotografi yang diselenggarakan oleh Ditjen Bimas Islam ( Bimbingan Masyarakat Islam ) Kemenag.

Acara tersebut berlangsung dari tanggal 18 – 20 Maret 2019. Coaching Fotografi ini menjadi salah satu program layanan dari Bimas Islam untuk meningkatkan kualitas kehumasan Ditjen Bimas Islam melalui media kreatif.

Bertempat di Hotel LOR IN Sentul Bogor, Bimas Islam mengajak 50 orang Millenial terpilih dari berbagai latar belakang untuk memiliki kesadaran dan kemampuan fotografi. Senangnya bisa berkumpul dengan para peserta dari berbagai instansi dan komunitas. Ada perwakilan dari instansi pemerintah, dewan masjid hingga UKM.

Di hari pertama kami mengenal lebih dalam program Bimas Islam bagi generasi millennial dan apa saja isu – isu aktual yang saat ini menghiasi deretan timeline social media. Materi tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementrian Agama RI, Prof.dr. H. Muhammadiyah Amin, M. Ag

Ternyata banyak sekali program – program Bimas Islam yang ditujukan kepada millennial. Seperti program nitizen bicara zakat, pelatihan jurnalistik, sosialisasi seni budaya islam, pelatihan video pendek hingga pameran berkarakter millenials. Generasi millenial memang harus diberdayakan dengan program kreatif sehingga dapat membantu terwujudnya masyarakat islam Indonesia yang taat beragama dan sejahtera lahir batin. Seperti visi dari Bimas Islam.

foto bersama bapak muhammadiyah amin bersama peserta
Foto Bersama Bpk. Muhammadiyah Amin – Pic by Bimas Islam

foto bersama peserta seminar coaching teknik fotografi

Melalui coaching fotografi ini, Bpk. Muhammadiyah Amin juga menghimbau agar millenial lebih kritis dan tidak mudah terpengaruh oleh sebaran foto – foto hoax. Seperti yang kita ketahui bahwa saat ini sudah tersedia berbagai aplikasi atau tools yang bisa memanipulasi foto, sehingga foto – foto tersebut digunakan untuk mengaburkan fakta. So think before posting dan saring sebelum sharing ya.

Di hari kedua aku dan para peserta Coaching Fotografi sudah siap dengan kamera masing – masing, yup really excited to get more. Bpk. Rully Kesuma, seorang pakar fotografi Tempo yang sudah banyak mengabadikan berbagai publik figure, pejabat hingga ratusan pesona indonesia akan memaparkan tips dan trik agar sebuah foto mampu ‘berbicara’.

belajar teknik fotografi dalam menghasilkan foto yang bermakna

Foto yang mampu bercerita harus memilki point of interest atau sesuatu yang kuat yang bisa memancing orang lain untuk melihat. Sebelum mengatur berbagai teknik dalam fotografi, kita perlu menentukan apa yang akan kita ingin sampaikan dalam foto tersebut.

Salah satu cara lainnya dalam pengambilan foto yang menarik adalah memberi prioritas pada satu elemen visual, seperti bentuk, warna, dan garis. Hal lain yang aku garis bawahi dari pemaparan Bpk. Rully adalah sbb:

Pencahayaan

Pengambilan sebuah foto akan selalu memerlukan cahaya. Untuk mendapatkan cahaya yang tepat dalam pengambilan foto, kita harus mengkombinasikan diagfragma, kecepatan rana dan ISO dengan seimbang. Beruntungnya hampir semua kamera saat ini sudah menyediakan system pengaturan otomatis atau biasa kita sebut ‘auto’. Namun jika kita ingin eksplor kemampuan fotografi sebaiknya kita menggunakan pengaturan manual. Akan banyak ‘kejutan – kejutan’ dari proses belajar menggunakan system manual. Aku sangat merasakan hal tersebut ketika aku mengganti lensa kameraku dengan lensa fix / manual.

Komposisi

Komposisi menjadi point penting selanjutnya. Di tahap ini kita akan menentukan elemen apa yang akan kita tonjolkan atau menjadi point of interestnya. Menurut Bpk. Rully sebaiknya sebuah foto memiliki satu subjek utama yang ingin di highlight atau diperkuat. Buatlah si subjek utama dengan fokus yang tajam atau dengan menggunakan garis dalam foto. Sehingga kita bisa mengarahkan perhatian langsung ke arah si subjek.

Sudut Pengambilan Gambar

Menurutku dalam fotografi ekplorasi angle menjadi hal yang harus dan terus di coba. Kita akan menemukan banyak efek lain dengan mengubah cara atau sudut pengambilan gambar.

Foto yang menarik dan mampu berbicara tidak dihasilkan begitu saja. Semakin sering kita mengambil foto akan mempertajam perasaan dan mata kita melihat objek dan keadaan sekitar. Gak cuma itu loh, lama kelamaan kita akan menemukan personal style dari foto kita sendiri. Perbanyak inspirasi, eksplor skill dan Do it.

Setelah mendapat materi mengenai teknik fotografi, aku dan para peserta lainnya diberikan waktu untuk “berburu foto” di sekitar Hotel. Foto yang diambil harus berkaitan dengan tema Islami atau berhubungan dengan cakupan program Bimas Islam.

10 foto terbaik dalam acara coaching teknik fotografi

Acara coaching fotografi ini ditutup dengan pengumuman 10 foto terbaik. Alhamdulillah, foto Flatlay Style sederhana yang aku ambil berhasil masuk ke dalam jajaran TOP 5. Aku sangat bersyukur sekali dan hal ini tentu menjadi penyemangat untuk terus belajar lagi.

Banyak sekali pengetahuan baru mengenai fotografi dan lainnya yang aku dan peserta lainnya dapatkan. Terima kasih banyak Blogger Crony dan Bimas Islam kemenag.

Terus Semangat Untuk #IndonesiaMaju

4 Comments

  • Avatar for Hida
    Hida

    Foto memang menjadi salah satu poin penting di blog yang mendukung artikel yang kita tulis. Kalo fotonya bagus dan berhubungan dengan artikel, jadi ikut senang bacanya ya.

  • Avatar for Hida
    Hida

    Foto memang menjadi salah satu poin penting di blog yang mendukung artikel yang kita tulis. Kalo fotonya bagus dan berhubungan dengan artikel, jadi ikut senang bacanya ya.

    • Avatar for ovianty
      ovianty

      wuih keren jadi perwakilan BCC, pakai kamera apa mba? pengen punya kamera, biar lebih serius fotonya. mba kayaknya udah gape pegang kamera, fotonya bagus ya. memang foto itu penting dalam menulis.

  • Avatar for Natara
    Natara

    Materinya ‘daging’ banget sih kak, Bimas Islam itu kalau ngadain coaching ga tanggung tanggung ya, aku inget waktu ikut pelatihan editing video dulu, alhamdulillah ilmunya kepake sampai sekarang. Kira kira bakalan ada lagi ga ya coaching fotografi kaya gini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares