obat pereda nyeri featured
Healthy,  Review

Cegah dan Atasi Nyeri Keluarga Dengan Aman

Sharing this:

Sebagai seorang ibu, kita pasti ingin memberikan yang terbaik bagi kesehatan keluarga ya moms. Kebayang kalo ada anggota keluarga yang sakit, pekerjaan rumah bisa terbengkalai dan aktifitas harian juga terganggu. Makanya pencegahan memang jauh lebih dibutuhkan dibandingkan pengobatan saat mereka sudah sakit, better safe than sorry.

Yup better safe than sorry seperti tema talkshow yang diangkat dalam acara TumLuncheon x Biogesic yang aku hadiri. Acara yang berlangsung tanggal 13 July 2019 kemarin, membahas bagaimana pentingnya pencegahan yang dilakukan seorang ibu agar anggota keluarga tidak sakit. Selain itu bagaimana peran ibu dalam mengatasi common sick yang dialami anggota keluarga tercinta.

acara pengenalan tumluncheon x biogesic
TumLuncheonXBiogesic
para narasumber dalam acara tumluncheon x biogesic
Para Narasumber TumLuncheonXBiogesic

Hadir dr. Sarah Audia Hasna yang menjadi narasumber dalam memaparkan apa saja yang perlu kita lakukan untuk mencegah rasa sakit terutama menghindari gejala dan penyakit yang sering terjadi saat ini. Selain menghindari merokok dan alkohol, kita memang perlu merubah lifestyle atau gaya hidup kita. Dr. Sarah Audia mengatakan bahwa pola makan, tidur dan olahraga harus diatur sebaik mungkin. Terlebih dalam mengatur makanan apa saja yang masuk ke dalam tubuh, sebaiknya komposisi makanan yang kita konsumsi seimbang.

Setelah mengatur pola makan, istirahat dan olahraga, kita juga perlu mengelola rasa stres karena stres juga menjadi pemicu gangguan kesehatan lainnya. dr. Sarah juga mengingatkan agar kita para moms menjadwalkan diri untuk melakukan med-check, jadi med-check tidak hanya dilakukan oleh orang yang bekerja, justru seorang ibu sebagai guardian keluarga perlu memeriksakan kondisi kesehatan secara rutin. Pemeriksaan kesehatan diperlukan untuk pencegahan sejak dini jika ada gejala atau indikator ketidaknormalan fungsi tubuh, yup better safe than sorry kan.

sarah audia dalam pemaparan acara atasi nyeri sehari-hari
dr. Sarah Audia Hasna

Apa saja sih penyakit yang biasanya sering kita rasakan sehari – hari?

Beberapa penyakit ini sering sekali datang menghampiri kita ataupun keluarga tercinta. Banyak faktor yang menyebabkan beberapa penyakit ini, seperti virus, bakteri hingga infeksi. Seperti yang kita ketahui jika lingkungan sekitar juga menjadi faktor menyebarnya beberapa virus dan parasit secara cepat. Common cold, demam, diare, sakit gigi dan paling sering berbagai nyeri seperti nyeri haid, nyeri kepala, dan lainnya.

Nyeri (Rasa Sakit)

Menurut International Association for the study of pain, 1979, Nyeri merupakan pengalaman sensori dan emosi yang tidak menyenangkan dimana berhubungan dengan kerusakan jaringan atau potensial terjadi kerusakan jaringan.

Nyeri yang dialami setiap orang bisa berbeda, hal ini terjadi karena nyeri bersifat individual. Rasa sakit yang disebabkan karena nyeri akan dipengaruhi oleh jenis kelamin, usia dan genetik. Sehingga nyeri dibagi menjadi beberapa level yakni nyeri ringan, sedang dan nyeri berat. Sakit nyeri ini terkadang masih bisa kita tahan jika levelnya masih ringan, hanya membutuhkan istirahat, Tapi jika sudah berada pada level nyeri sedang – berat dan sangat mengganggu aktifitas sehari – hari, maka kita membutuhkan penanganan lanjutan seperti minum obat pereda nyeri. Apalagi jika rasa sakit tersebut sudah menurunkan fungsi tubuh lainnya.

Demam

Selain nyeri, demam menjadi penyakit yang sangat umum kita jumpai. Aku biasa menyebut demam sebagai alarm alami tubuh yang menginformasikan jika ada ‘sesuatu’ yang masuk atau sedang terjadi di dalam tubuh. Ada juga yang mengatakan jika demam merupakan tanda system imun kita sedang berjuang melawan virus yang masuk ke dalam tubuh.

Secara medis, demam adalah peninggian suhu tubuh dari variasi suhu normal sehari – hari yang berhubungan dengan peningkatan titik patokan suhu di hipotalamus (Dinarello & Gelfand, 2005).

Tubuh baru bisa dikatakan demam jika suhu mencapai lebih dari 38 celcius atau oral temperature >_ 37, 5. Demam ini bisa disebabkan oleh banyak faktor seperti adanya infeksi bakteri, virus hingga parasit lainnya yang masuk ke dalam tubuh.

Seperti yang kita ketahui ya mom jika demam ini tidak hanya terjadi pada orang dewasa, justru sering terjadi pada anak – anak. Apalagi anak dibawah usia 3 tahun. Aku merasakan sekali saat anak – anak secara bergantian mengalami demam. Efeknya membuat mereka susah makan, lemas, pucat bahkan rewel seharian.

Atasi dan Cegah Nyeri Keluarga Dengan Aman

Terapi Demam Tanpa Obat

Biasanya kalau anak – anak demam tanpa disertai sakit lainnya (diare, muntah, reaksi alergi) atau tidak ada riwayat kejang demam maka moms bisa melakukan terapi demam terlebih dahulu. Aku juga melakukan terapi alami untuk menurunkan demam mereka sebelum memberikan obat pereda demam. Namun sebelumnya kita perlu memastikan terlebih dahulu moms suhu tubuh ketika mereka mengalami demam. Jika masih 37,5 hingga 38 maka terapi demam tanpa obat ini bisa dilakukan.

  1. Perbanyak minum air putih atau pastikan tidak kekurangan cairan
  2. Skin to Skin, ini terapi yang paling sering aku lakukan sejak mereka masih baby
  3. Perbanyak Istirahat
  4. Rendam atau mandikan di air hangat
  5. Menggunakan pakaian yang lembut atau bahan yang tidak panas
  6. Kompres air hangat
  7. Pijat dengan oil atau minyak pijat

Jika terapi demam tanpa obat sudah dilakukan namun demamnya masih terjadi hingga berhari – hari atau justru suhu tubuhnya semakin tinggi, maka kita perlu upaya lainnya seperti memberikan obat penurun panas atau pereda nyeri. Biasanya aku dan pastinya para moms di rumah juga menyediakan paracetamol di rumah ya. Paracetamol ini salah satu pereda demam dan nyeri yang paling aman untuk digunakan dan menjadi rekomendasi para dokter.

Paracetamol ini udah jadi obat wajib yang ada di rumah. Saat ini banyak sekali obat pereda nyeri dan demam yang mengandung paracetamol namun sayangnya tidak semua obat tersebut mengandung paracetamol murni. Masih ada campuran ingredients lainnya. Nah kita para moms harus teliti dalam melihat campuran ingredients di dalam obat pereda nyeri dan demam, apalagi untuk anak ya moms.

Biogesic, Pereda nyeri dan demam dengan 100% paracetamol

Biogesic ini merupakan obat pereda nyeri keluarga yang aman digunakan karena mengandung 100% paracetamol, tanpa kafein dan tanpa alkohol. Jadi aman digunakan untuk meredakan nyeri anggota keluarga. Biogesic juga menjadi rekomendasi dokter bertahun – tahun sebagai obat pereda nyeri yang aman dan tidak menyebabkan iritasi di lambung.

biogesic syrup untuk atasi nyeri pada anak
Biogesic Syrup Untuk Anak

 

biogesic tablet untuk atasi nyeri pada dewasa
Biogesic Tablet Untuk Dewasa

Biogesic memiliki 2 varian yaitu tablet dan sirup. Biogesic Tablet mengandung 500mg paracetamol, dapat meredakan nyeri pada orang dewasa seperti nyeri haid, nyeri sakit gigi, nyeri sakit kepala hingga nyeri sendi.

Biogesic Syrup diperuntukkan untuk anak usia 3 – 10 tahun. Biogesic syrup mengandung 160mg paracetamol. Rasanya tidak pahit sehingga disukai anak – anak. Di dalam kemasanya sudah tersedia sendok takar dan juga kertas berisi aturan pakai serta informasi lainnya.

Jangan lupa untuk melengkapi persediaan obat di kotak p3k dengan obat pereda nyeri keluarga yang mengandung 100% paracetamol yakni Biogesic syrup dan Biogesic tablet. Hal lain yang perlu kita perhatikan adalah expired date setiap obat dan kondisi penyimpanan obat. Jika obat syrup sudah digunakan, moms bisa simpan obat tersebut di dalam lemari es. Simpan juga obat – obatan dalam tempat yang teduh dan tertutup ya. Semua pencegahan dan persiapan sudah dilakukan, semoga anggota keluarga bisa happy beraktifitas tanpa rasa sakit ya moms, pokoknya happy tanpa rasa nyeri. Semoga bermanfaat moms.

#PeredaNyeriKeluarga

#TumLuncheonXBiogesic

13 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares