Healthy,  Review

Mencegah Anyang-anyangan dan Infeksi Saluran Kemih dengan Prive Uri-Cran

Sharing this:

Anyang-anyangan dan Infeksi Saluran Kemih atau biasa disingkat ISK sudah sangat familiar di telinga para wanita. Bahkan berdasarkan penilitian nih 5 dari 10 wanita pernah mengalami ISK. Rasanya gak enak dan gak nyaman banget ya kalo sampai harus merasakan anyang-anyangan atau ISK, aktifitas terganggu bahkan jika dibiarkan dapat mengakibatkan komplikasi kesehatan.

Untungnya weekend kemarin tepatnya tanggal 30 Juni 2019, aku dan teman-teman blogger hadir di acari Uri-Cran Gathering. Talkshow yang diadakan oleh Uri-Cran ini mengangkat tema ‘ Aktif dan Percaya Diri Dengan Memelihara Saluran kemih’. Acara yang berlangsung di Harris Hotel & Conventions Bekasi ini turut mengundang para wanita dari berbagai latar belakang dan komunitas.

penjelasan mengenai pentingnya mengetahui pengobatan infeksi saluran kemih
Bapak Herry Firmanto, District Manager Combiphar saat menyampaikan sambutan – Dokpri

 

para narasumber
Para Narasumber
dr. Cepi – Mba Tanti – Pak Herry – Dokpri

Selain dr. Cepi teguh Pramayadi, SpOG, MARS sebagai narasumber pada talkshow tersebut, hadir juga Bpk Herry dan Ibu Michaela Talitha perwakilan dari Combiphar. Tak hanya ada sharing session dari para narasumber, acara hari itu kami juga belajar mengenai doodle art yang ilmunya disampaikan oleh Mba Tanti Amelia dimana beliau sudah mendapatkan banyak penghargaan di dunia doodle. Hari itu rasanya lengkap sekali, aku bisa menambah banyak informasi sekaligus.

Menurut dr. Cepi sebenarnya anyang-anyangan maupun ISK ini bisa dialami oleh pria juga wanita. Tapi wanita memang memiliki resiko yang lebih tinggi. Seperti yang kita tau jika jarak antara saluran kemih wanita lebih dekat dengan saluran pembuangan air besar atau anus. Jadi para wanita akan lebih mudah terkena infeksi saluran kemih ataupun anyang- anyangan. Kedua ganguan kesehatan ini juga bisa terjadi secara berulang loh, gak cuma sekali. Apalagi anyang-anyangan dan ISK ini ternyata saling berhubungan.

Anyang-anyangan

Anyang-anyangan dapat ditandai saat buang air kecil terus-menerus tapi yang keluar hanya sedikit demi sedikit. Anyang-anyangan membuat proses buang air kecil menjadi tidak tuntas, urin tidak keluar dengan sempurna. Tapi yang perlu kita ketahui bahwa anyang-anyangan tidak selalu menjadi indicator jika kita mengalami ISK, jika disertai dengan rasa perih saat pipis maka itu indicator ISK tapi jika tidak disertai rasa perih kemungkinan hanya gangguan otot pada saluran kemih.

Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih merupakan gangguan yang terjadi pada salah satu bagian dari saluran kemih. Penyebab terjadinya ISK ini 80% oleh adanya aktifitas bakteri E.Coli. Penumpukan bakteri E.Coli yang sudah terlalu banyak dan tidak ditangani menyebabkan infeksi hingga gangguan lainnya. Bagian dari saluran kemih manusia meliputi sepasang ginjal, sepasang ureter, kandung kemih, dan uretra. Sehingga ISK ini dapat terjadi pada salah satu bagian dari saluran kemih.

Gejala Infeksi Saluran Kemih:

  1. Anyang-anyangan, indikasi pertama saat seseorang mengalami ISK. Keinginan buang air kecil secara terus menerus namun sedikit demi sedikit
  2. Rasa perih dan panas saat buang air kecil
  3. Demam tinggi hingga menggigil
  4. Demam ringan, merasa tidak enak badan
  5. Warna urin yang keruh
  6. Bau urin tidak seperti biasanya, lebih menyengat
  7. Sakit pada bagian selangkangan
  8. Berkurangnya nafsu makan
  9. Jika infeksi merambat ke bagian ginjal biasanya kita akan merasakan nyeri pada pinggang belakang yang diikuti dengan demam tinggi dan lemas

Penumpukan bakteri yang terjadi di saluran kemih membuat bakteri membentuk koloni dan mulai menginfeksi. Normalnya urine kita tidak mengandung bakteri ataupun mikroorganisme lainnya. Namun karena beberapa hal, bagian saluran kemih kita dapat terpapar bakteri tersebut.

Infeksi saluran kemih ini tidak bisa disepelekan begitu saja, jika tidak diobati maka akan terjadi komplikasi yang menyebabkan gangguan kesehatan lainnya seperti Hipertensi, gagal ginjal, dan pada ibu hamil dapat menyebabkan bayi terlahir premature, BBLR ( Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah), hingga kematian pada janin.

Wanita memnag memiliki resiko yang lebih tinggi terkena ISK, selain karena saluran kemih wanita lebih dekat dengan anus, ada beberapa factor lain yang menyebabkan wanita mudah terkena ISK ini.

Penyebab Infeksi Saluran Kemih:

ilustrasi infeksi saluran kemih
Picture Source: Halodoc
  1. Wanita lebih sering menahan pipis. Kenapa menahan pipis bisa menyebabkan seseorang terkena ISK ataupun mengalami anyang-anyangan? Ketika kita menahan pipis artinya kita membiarkan sebagian dari urine mengendap di saluran kemih. Saat akhirnya kita bisa buang air kecil, urine yang benar-benar keluar hanya 80% saja, sisanya sudah mengendap di saluran kemih tidak ikut keluar. Nah endapan urine yang tidak keluar tersebut menjadi sumber bakteri yang siap berkoloni secara cepat. Sehingga lama kelamaan menahan pipis maka resiko terkena ISK semakin tinggi.
  2. Bad Hygiene. Proses buang air kecil maupun air besar harus benar-benar bersih. Pastikan kita membasuh dengan arah yang benar dan menggunakan air yang bersih. Air juga bisa menjadi tempat bakteri berkembang biak dan menjadi perantara bakteri pindah ke saluran kemih kita. Sebaiknya setelah membasuh dengan air, kita jaga area kemih kita untuk tetap kering dengan mengelap menggunakan handuk atau tisu kering.
  3. Terekspos bakteri melalui toilet umum. Ini merupakan factor yang lebih sering kita alami terutama bagi wanita yang aktif dan mobile di luar rumah. Dudukan toilet umum, kondisi toilet yang kotor dapat menyebabkan saluran kemih kita terpapar bakteri. Biasakan aku selalu menyemprot dudukan toilet dengan air lalu mengelap dengan tisu hingga kering baru duduk di toilet tersebut. Saat hamil aku menggunakan spray atau semprotan anti bacterial yang memang khusus digunakan untuk membersihkan toilet sebelum digunakan. Spray khusus ini mudah didapatkan di beberapa store kok,travel size juga jadi kamu bisa bawa saat berpergian
  4. Pembalut yang tidak diganti secara berkala (wanita yang sedang menstruasi)
  5. Pemasangan kateter yang lebih dari 24 jam
  6. Sexual Intercourse
  7. Yup ibu hamil memiliki resiko terkena ISK karena adanya perubahan hormon dalam tubuh yang membuat bakteri lebih mudah berkembang biak. Selain itu Rahim yang terus membesar saat hamil menghalangi aliran urine dari kandung kemih sehingga kandung kemih pada ibu hamil tidak dapat kosong secara sempurna. Endapan urine yang menumpuklah yang membuat infeksi dapat terjadi.

Infeksi saluran kemih ataupun anyang-anyangan bisa dideteksi dengan melihat gejala yang terjadi pada tubuh hingga melakukan pemeriksaan urine. Secara alami tubuh kita mampu memberikan alarm saat ada bakteri atau benda asing yang sedang menginfeksi system atau bagian tubuh. Sebaiknya jika mengalami gejala ISK segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar dapat diobati. Selain itu kita juga bisa melakukan pencegahan agar terhindar dari ISK ataupun ISK tidak terjadi berulang-ulang.

Pencegahan Anyang-anyangan dan Infeksi Saluran Kemih

dr. Cepi menjelaskan bahwa anyang-anyangan dan ISK yang biasa wanita alami dapat dicegah dengan merubah perilaku dan meningkatkan awareness kita akan kebersihan saluran kemih. Selain itu pencegahan yang bisa kita lakukan seperti:

  1. Modifikasi Perilaku

  • Perhatikan asupan air putih yang kita konsumsi cukup yakni 1,5 hingga 3 liter per hari. Seperti yang kita tau bahwa 60 % tubuh kita terdiri dari air. Nah salah satu peran air putih adalah meningkatkan system kekebalan tubuh.
  • Menjaga Kebersihan area kewanitaan dengan memperhatikan cara membasuh yang benar tidak terbalik (dari depan ke belakang), tidak lembab, ganti pembalut secara berkala
  • Sebisa mungkin hindari untuk menahan pipis
  • Gunakan pakaian dalam yang berbahan lembut, menyerap keringat dan tidak lembab
  • Pemeriksaan urine secara rutin khususnya untuk ibu hamil
  1. Strategi penggunaan Antibiotik

Biasanya jika kita mengalami ISK yang memang disebabkan oleh infeksi bakteri pada saluran kemih, maka kita dianjurkan untuk minum antibiotic. Seperti yang kita tau, antibiotic berfungsi membunuh bakteri yang berhasil menginfeksi kita. Namun penggunaan antibiotic tetap perlu dibatasi dan benar-benar disesuaikan karena sistem kerja antibiotik yang dapat menumpas semua bakteri termasuk bakteri baik yang justru diperlukan tubuh. Tidak hanya itu penggunaan antibiotic secara terus menerus dapat mengakibatkan resistensi.

Baru-baru ini penggunaan antibiotic di dunia medis mulai dibatasi. Pengetahuan masyarakat akan fungsi antibiotic juga semakin meningkat. Artikel dan banyak jurnal kesehatan ikut membuka mata kita bahwa kita harus semakin bijak menggunakan antibiotic.

  1. Konsumsi Probiotik

Probiotik adalah mikroorganisme hidup berupa bakteri baik yang sebelumnya memang sudah ada di dalam tubuh manusia. Kecanggihan dunia medis saat ini mampu membuat bakteri baik bisa masuk ke dalam tubuh melalui minuman ataupun suplemen khusus.

Kita juga sudah sangat familiar dengan keberadaan probiotik yang banyak ditawarkan dipasaran.

  1. Konsumsi Cranberry

Ada yang pernah mencoba makan buah Cranberry? Aku sih belum pernah makan buah import ini, bahkan baru pertama kali mendengar namanya. Maklum aku lidah buah lokal. Selain jarang aku lihat di supermarket atau pasar, buah ini katanya memiliki harga yang cukup mahal dan rasanya yang asam jika dikonsumsi secara langsung. Lalu apa manfaat buah ini ya untuk menjaga kita terkena ISK?

Cranberry Pilihan Alternatif Non Antibiotik Untuk Cegah ISK

Cranberry ini memiliki nama ilmiah Vaccinium macrocarpon. Di dalamnya tekandung 80% air , 10% karbohidrat juga PAC (Cranberry proantocyanidin). PAC ini merupakan bahan aktif yang dapat menghambat secara langsung pelekatan (adhesi) bakteri E. Coli jenis P-type fimbrae untuk melekat di saluran kemih.

kandungan cranberry untuk mengatasi infeksi saluran kemih
Sumber : http://uricran.co.id

Cranberry dapat mencegah si bakteri untuk menempel dengan saluran kemih kita. Hal ini sudah dibuktikan melalui penelitian sejak tahun 2011 yang menyatakan bahwa penggunaan PAC pada Cranberry dapat mensupport kesehatan saluran kemih serta efektif mencegah terjadinya ISK secara berulang.

Manfaat Cranberry sebagai non antibiotic untuk mencegah anyang-anyangan dan infeksi saluran kemih dapat kita konsumsi secara praktis melalui Prive Uri-Cran. Combiphar sebagai produsen terus melakukan inovasi untuk membantu masyarakat mendapatkan manfaat dari sumber alami, salah satunya PRIVE Uri-Cran.

Prive Uri-Cran Mencegah Anyang – anyangan dan Infeksi Saluran Kemih

produk uri-can
Prive Uri-Cran – sumber Dokpri

Ekstrak Cranberry yang terkandung di dalam Prive Uri-Cran ini memiliki sifat anti-adhesi yang membuat bakteri tidak mudah menempel pada saluran kemih. Selain itu manfaat lainnya dari ektrak Cranberry adalah sebagai anti oksidan dan melawan kanker secara in vitro.

Kini kita gak perlu susah – susah cari buah Cranberry atau repot -repot ngejus buahnya karena Compbiphar sudah menyediakan cara praktis sekaligus enak untuk menikmati manfaat Cranberry. Prive Uri-Cran ini produk inovatif pertama di Indonesia yang membantu para wanita menjaga kesehatan saluran kemihnya. Prive Uri-Cran tersedia dalam kemasan Kapsul ataupun Powder Sachet.

uri-cran cranberry
Prive Uri-Cran kapsul – Sumber: www.uricran.co.id

Prive Uri-Cran Kapsul ini memiliki komposisi 250mg ekstrak Cranberry. 1 box ini berisi 30 kapsul yang dapat dikonsumsi 1-2 kapsul per hari.

uri-cran dalam bentuk sachet
Prive Uri-Cran Powder Sachet – Sumber: www.uricran.co.id

Kalau varian ini adalah favoritku, pengganti minum teh atau kopi saat sore. Rasanya seperti jus, segar loh tidak terasa asam sama sekali. Di dalam box ini berisi 15 powder sachet yang bisa digunakan 1-2 kali sehari. Prive Uri-Cran ini AMAN dikonsumsi oleh ibu hamil atau ibu menyusui. Jadi gak perlu khawatir untuk konsumsi ini setiap hari ya, yuk kita jaga kesehatan saluran kemih kita agar terbebas dari anyang-anyangan ataupun infeksi saluran kemih.

Semoga Bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares