Beauty

Whitelab Bakuchiol Treatment Serum, Skincare Selama Masa Menyusui

Masa-masa hamil dan menyusui menjadi perjalanan berhargaku sebagai seorang ibu yang sangat berarti, meskipun ada banyak tantangan dan ujiannya. Selama hamil akutuh sering overthingking alhasil beberapa rutinitas seperti skincarean jadi terabaikan. Padahal aku sadar perawatan rutin akan membuat kulit lebih sehat dan salah satu bentuk syukur juga untuk merawat apa yang Allah titipkan. Makanya sekarang pasca melahirkan, aku bertekad untuk memulai kembali skincare routine yang sempat stop selama hamil kemarin.

Jadi kali ini aku mau sharing pengalamanku menggunakan skincare pasca melahirkan. Alhamdulillah juga proses mengASIhi Zahwan saat ini berjalan tanpa kendala, ASI yang keluar cukup dan MPASI Zahwan juga udah naik tekstur. Jadi urusan perskincare-an  ku kali ini bisa optimal lagi. Aku cukup detail dalam memilih skincare yang akan aku gunakan, selain karena lagi menyusui, tipe kulitku juga sensitif terutama di area sekitar mata. Kalau gak cocok pasti menimbulkan iritasi, perih bahkan kemerahan.

Usiaku yang udah kepala 3 membuat skin problemku makin panjang nih, kalau dulu masalahnya cuma kusam dan kering, sekarang bertambah dengan menebalnya smile lines dan flek kecil di sekitar mata, yup tanda penuaan hehe. Kulitku yang cenderung kering memang mempermudah timbulnya tanda penuaan, semakin lama kulit akan kehilangan elastisitasnya apalagi kalau kurang terhidrasi dengan baik. Browsing sana sini, baca-baca review dari beberapa beauty platform akhirnya aku mencoba produk skincare lokal yang aman digunakan untuk busui dan pemilik kulit kering-sensitif sepertiku. Happynya lagi setelah aku gunakan beberapa hari, produk ini tuh ngasih kelembapan ke kulit sesuai harapan. Langsung aja aku spill skincarenya ya, aku lagi pake Whitelab Bakuchiol Treatment Serum.

Whitelab Bakuchiol Treatment Serum

Skincare dari Whitelab ini udah banyak mendapatkan review positif dari para skincare enthusiast makanya akupun kepincut mau mencoba beberapa produknya. Selain Whitelab bakuchiol treatment serum, aku juga pakai cera-mug barrier moisturizing gelnya. Tapi yang akan aku sharing kali ini varian baru yang bumil busui needs nih. Serumnya ini punya best natural alternative to retinol loh, jadi buat kamu yang butuh skincare anti aging mari merapat.

  • Ingredients dan Manfaat

Dari jurnal yang aku sempat baca, beberapa produk skincare terutama anti aging, biasanya ada bahan-bahan aktif yang terkandung seperti retinol. Si retinol ini terkenal banget bisa membantu mengurangi tanda-tanda penuaan pada wajah, sayangnya retinol masuk ke dalam daftar bahan skincare yang perlu dihindari oleh ibu hamil ataupun ibu menyusui. Makanya Whitelab memberikan alternatif atau pengganti berbahan natural nih untuk menggantikan fungsi retinol tersebut.

Seneng deh karena ternyata ada bahan natural yang aman, Bakuchiol yang terkandung di dalam serum whitelab ini kadarnya 1%, mampu membantu menyamarkan tanda-tanda penuaan dini seperti kerutan dan garis halus.  Manfaat dari bakuchiol ini lebih stabil dan aman digunakan kapan saja. Manfaat lainnya bisa mengurangi beruntusan dan bekas jerawat juga moms. Jadi gak cuma pemilik kulit kering-sensitif kayak aku yang cocok pakai serum dari Whitelab ini, bisa digunakan juga untuk kulit yang berjerawat. Ada kandungan willow bark extract yang bisa mengurangi minyak berlebih pada wajah, menenangkan kulit kemerahan juga kaya antioxidant.

Jujur aku baru denger sih bahan willow bark extract ini, ternyata ini bahan pengganti alami yang manfaatnya sama seperti BHA atau salicyclic acid. Jadi Whitelab memang mencari bahan-bahan natural ya yang aman digunakan untuk bumil busui. Gak worry kalau digunakan setiap hari sebagai skincare rutin kita. Bumil busui tetap bisa menggunakan anti aging dengan bahan natural yang aman dan minim efek samping. Kelebihan lainnya yang mencuri perhatianku adalah produk Whitelab ini Alcohol Free, natural alternative, dan sudah dermatologically tested. Tinggal proses sertifikasi Halalnya nih, semoga dipermudah dan bisa cepat ada label halalnya ya.

 

Selain ada bakuchiol dan willow bark extract, serum keluaran Whitelab ini juga mengandung Hyaglutamic 10000, inovasi gabungan dari Hyaluron dan Polyglutamic Acid yang fungsinya mengunci kelembapan, meningkatkan hidrasi, merawat kekenyalan kulit hingga membentuk moisture barrier. Pantesan aku ngerasa kulitku lebih plumpy setelah pakai ini, terasa jauh lebih lembab dibandingkan kondisi kulitku sebelum menggunakan serum dan moisturizer.

  • Review setelah pemakaian

Kira-kira baru 4 hari aku menggunakan Whitelab bakuchiol treatment serum ini, jadi belum ada before after yang bisa aku sharing karena memperbaiki skin barrier dan tanda penuaan itu kan butuh proses. Perbedaan yang aku rasakan setelah mengaplikasikan serum ini ke wajah adalah kulit terasa lebih plumpy dan ngerasa lembab dalam waktu yang lama. Aku pakai malam hari, bangun tidur tuh muka masih terasa lembab. Oia satu hal yang terpenting, serum ini gak bikin mukaku merah, iritasi atau breakout, artinya cocok di kulit wajahku yang sensitif. Serumnya lembut dikulit padahal aku pakai di area sekitar mata juga. Alhamdulillah aman dan sejauh ini aku suka, bisa mengunci kelembapan tanpa membuat kulit jadi oily.

 

  • Cara menggunakan:

Tahapan terpenting dari penggunaan skincare adalah proses cleansing yang benar, dari beauty journal yang pernah aku baca, kulit wajah harus dipastikan bersih secara sempurna agar manfaat skincare yang akan digunakan bisa optimal meresap ke dalam lapisan kulit. Selain itu jika masih ada debu, kotoran atau sisa makeup tertinggal di wajah, itu bisa menyebabkan terhambatnya regenerasi kulit, penyebab jerawat dan sulitnya sel kulit mati terangkat. Jadi sebelum pakai serum dan rangkaian skincare lainnya, kita bersihkan terlebih dahulu wajah dengan merata dan sempurna.

Setelah membersihkan wajah dengan baik, biasanya aku menggunakan eye cream atau toner terlebih dahulu, selanjutnya baru mengoleskan Whitelab Bakuchiol treatment serum . Bisa digunakan dengan meneteskan 2-3 tetes ke telapak tangan, selanjutnya baru diapply ke wajah secara perlahan dan merata atau diteteskan langsung ke beberapa titik di wajah lalu diusap perlahan. Aku juga suka menepuk-nepuk secara perlahan kulit wajah yang sudah dipakaikan serum, ala ala Korean gitu. Whitelab Bakuchiol Treatment Serum bisa digunakan pada pagi dan malam hari sebelum penggunaan krim wajah ya.

  • Tekstur

Tektstur dari bakuchiol treatment serum ini cukup kental, dilengkapi dengan aplikator pipet yang mempermudah aku untuk meneteskan serumnya ke wajah, plus lebih higienis donk kalo pake pipet kayak gini. Menurutku teksturnya yang kental juga menghemat pemakaian, cuma 2-3 tetes aja udah bisa mengcover seluruh permukaan kulit wajah, suka deh sama teksturnya. Oia satu lagi yang bikin happy, bakuchiol treatment serum dari Whitelab ini Fragrance Free. Udah gak ada tuh wangi-wangi yang membuat idungku gak nyaman, yup aku kurang suka dengan skincare yang punya aroma, meskipun wangi bunga atau parfum. Menurutku tanpa aroma dan wewangian akan membuat kulitku jauh lebih tenang dan penciuman aman hehe.

  • Packaging

Whitelab Bakuchiol Treatment Serum ini dikemas dengan kardus putih minimalis yang berisi 20ml serum di dalamnya. Informasi yang tertera di kardus kemasannya juga cukup lengkap, mulai dari ingredients atau komposisi lengkap produk, manfaat, hingga cara penggunaannya. Serum dari Whitelab ini bisa disorder melalui Official Store Whitelab yang ada di Shopee. Ada diskon 5% untuk pembelian produk di tanggal 4-10 April, wah diskonnya lumayan nih untuk menghemat budget beli skincare. Biar gak ketinggalan update promo dan informasi lainnya, kamu bisa follow Instagram Whitelab ya, yuk rawat kulit sedini mungkin agar kulit lebih sehat #PreventifStartsNow

Hiii terima kasih sudah berkunjung. I'm totally happy and greatly appreciate if you kindly give me some advice and comments. For any enquiries, kindly send email to [email protected] . Enjoying reading :))

19 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.